5 Faktor Penyebab Telur Kenari Gagal Menetas Dan Solusinya

5 faktor penyebab telur kenari gagal menetas - Mendapati telur kenari gagal menetas merupakan hal yang sering dialami oleh sebagian besar peternak. Jika menglami hal demikian sebaiknya segera mencari tahu penyebabnya agar tidak terulang kembali di lain waktu. Masalah telur kenari yang pada gagal menetas merupakan permasalahan yang cukup menjengkelkan penangkar, bagaimana tidak telur kenari yang sudah ditunggu berhari-hari ternyata tidak menetas pada akhirnya.


Dalam merawat dan beternak kenari ada saja masalah-masalah yang sejatinya tidak diharapkan oleh penangkar misalnya kenari sakit, kenari tidak segera nelor dan setelah bertelur ternyata tidak jadi menetas. Memang dalam hal apapun dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan agar bisa melewati masa-masa sulit termasuk dalam membudidayakan burung kenari ini.

Telur kenari gagal menetas

Bagi para kenari mania yang masih belum berpengalaman, tentunya ingin tahu apa sih penyebab telur kenari gagal menetas? Maka dari itu anda bisa simak bebapa faktor di bawah ini.

5 Faktor Penyebab Telur Kenari Gagal Menetas

1. Telur kenari tidak isi atau tidak fertile / infertile
Artinya telur kenari yang dierami ternyata tidak fertil karena induk kenari betina tidak dibuahi oleh sel induk kenari jantan. Namun adakalanya walaupun induk betina sudah kawin dengan pejantan tapi sebagian telurnya tidak ngisi.


2. Suhu yang ekstrim
Salah satu penyebab mengapa telur kenari yang dierami gagal menetas ya karena suhu udara yang ekstrim, maksudnya kondisi cuaca yang terlalu panas atau bisa jadi terlalu dingin. Jika telur-telur yang dierami kepanasan maka embrio yang ada didalamnya akan dehidrasi lalu mati, jika sudah begini maka dapat dipastika telur kenari tidak bisa menetas. Maka dari itu jangan pernah menjemur kenari yang sedang mengerami telurnya. Dan biasanya pada musim kemarau suhu udara sangat panas begitupun sebaliknya di saat musim penghujan.

3. Perubahan cuaca yang tidak menentu
Pada musim hujan biasanya cuaca tidak menentu, terkadang mendung kadang kala terang walaupun lebih sering mendungnya. Apabila dilangit terlihat mendung biasanya suhu udara naik namun ketika sudah turun hujan maka suhu sekitar langsung turun secara drastis, inilah yang bisa bikin anakan kenari mati sebelum menetas.

4. Indukan kenari kurang vitamin
Baik induk kenari betina maupun jantan (pemacek) sebaiknya kebutuhan vitamin dan nutrisi harus tercukupi melalui dari pakan kesahariannya, bisa juga dengan menggunakan tambahan multivitamin khusus ternak kenari. Sekarang ini sangat gampang mendapatkan vitamin khusus penangkaran di pasaran. Apabila indukan kenari yang sedang diternak kekurangan vitamin khususnya vitamin E yang berguna untuk membantu meningkatkan daya reproduksi burung kenari, maka akan berpengaruh ke embrio yang ada didalam telor kenari tersebut yaitu embrio atau calon anakan jadi tidak sehat hingga akhirnya gagal menetas.

5. Dari indukan kenari itu sendiri
Agar telur kenari yang sedang dierami indukannya dapat menetas, seharusnya induk kenari tersebut harus mengerami telurnya setiap saat. Ada kalanya induk betina yang malas-malasan mengerami telurnya sendiri, seperti sering keluar sarang bahkan ada juga yang tidak mau mengeram. Nah jika sudah demikian maka sudah pasti 100 persen telur kenari pasti gagal menetas.

Lalu apa solusinya?. Oke kalau begitu saya mencoba memberikan solusi dari permasalahan ini.

Solusi Telur Kenari Gagal Menetas
  1. Jika telur kenari tidak ngisi atau tidak fertile. Maka sebaiknya perhatikan saat proses menjodohkan kenari hingga ke tahap mengawinkan kenari betina dengan pejantan, bila perlu potong bulu-bulu halus yang ada di sekitar kloaka kenari betina dan pejantan, agar tidak menghambat saat proses kawin. 
  2. Bila temperatur udara yang terlalu panas atau tidak menentu. Maka perlu dilakukan penyemprotan dengan air di sekitar lokasi kandang, bisa juga dangan menempatkan kipas angin kecil di loaksi kandang peternakan, agar suhu udara disekitar lebih dingin dan stabil. Maka dari itu penting juga penangkar melengkapi dengan alat termometer di area kandang.
  3. Rawatlah kenari indukan dengan baik, mulai dari memandikannya, penjemuran hingga memenuhi kebutuhan pakannya yang mengandung gizi serta nutrisi yang cukup. 
  4. Apabila penyebabnya dari idukan kenari betina yang sering keluar saat menegerami telurnya. Maka segera ganti indukan tersebut tentunya dengan induk betina yg lebih baik karakternya.
  5. Agar ternak kenari lebih efektif baik dari segi waktu maupun dalam hal teknis, maka perlu dilakukan pengecekan/peneropongan telur kenari. Jika telur sudah ketahuan tidak ngisi maka segera dibuang agar indukan cepat bertelur lagi. Peneropongan telur bisa dilakukan apabila telur kenari sudah dierami selama 7 hari.

Simak juga:

Demikianlah postingan yang membahas tentang 5 faktor penyebab telur kenari gagal menetas. Semoga tuliasan sederhana ini bisa menjadi tambahan wawasan anda khususnya dalam menganalisa telur kenari yang tidak menetas serta mampu mengatsinya. Salam sukses.

Share Ke :

Facebook Google+ Twitter