6 Cara Merawat Indukan Kenari Sebelum Mulai Beternak

Pada kesempatan kali ini akan berbagi tips cara merawat induk kenari sebelum mulai beternak. Apabila anda ingin sukses dalam usaha budidaya penangkaran burung kenari sejatinya harus mempersiapkan segala sesuatunya secara matang, mulai dari mempersiapkan sangkar dan juga indukan. Dan kita juga harus tahu, apakah induk kenari sudah birahi dan siap untuk diternak. Nah dengan mengetahui seperti itu diharapkan pada prakteknya akan lebih mudah.

Dalam beternak burung kenari ada dua metode pemilihan calon indukan, yang pertama adalah memilih calon indukan kenari yang masih belum pernah berproduksi (tembean), kemudian yang kedua adalah dengan memulai beternak kenari dari indukan yang sudah pernah berproduksi atau sudah beranak pinak sebelumnya. Jika anda masih pemula saya sarankan untuk memulainya dengan sepasang induk kenari yang sudah pernah berproduksi sebelumnya, sehingga proses penangkaran akan jadi lebih gampang. Baca juga: Panduan beternak Kenari bagi pemula.

Gambar indukan kenari

Sebelum memulai beternak burung kenari ada beberapa hal yag patut diketahui oleh para peternak agar penangkaran kenari dapat berjalan dengan mulus sesuai rencana. Seperti perawatan atau perlakuan pada calon indukan kenari. Baiklah berikut tips selengkapnya.

Cara Merawat Indukan Kenari Sebelum Beternak 

1. Kedua calon induk harus sehat

Hal yang paling utama agar kenari yang sedang diternak dapat beranak pinak maka mereka harus sehat. Maka dari itu perlu adanya perawatan yang baik dan teratur. Adapun ciri-ciri kenari yang sehat ialah kenari lincah, mata bersinar, tidak ada kotoran menempel di dubur, rajin gacor bagi pejantan dan tidak kegemukan. Burung sehat menajdi penentu sukses tidaknya dalam penangkaran sebab mustahil rasanya jika kenari yang diternak sakit akan membuahkan hasil yang baik.

2. Kenari harus terbebas dari kutu
Baik induk kenari betina maupun pejantan haruslah terbebas dari kutu pasalnya kutu-kutu itu dapat menghambat suksesnya penangkaran, sebab hewan penghisap darah itu akan menggigit dan memakan darah kenari sehingga penangkaran bisa saja jadi terganggu, terutama pada saat proses mengerami telur jika burung tidak bersih dari kutu ini akan membuatnya tidak betah mengerami telur. Baca: Tips menghilangkan kutu Kenari.


3. Kenari tidak boleh kegemukan
Burung kenari yang terlalu gemuk atau obesitas akan mengalami masalah saat hendak diternak, pasalnya kenari betina tidak akan segera bertelur meski sudah kawin berkali-kali. Dan pejantan pun bila kegemukan akan jarang gacor sehingga kesulitan juga saat hendak dikawinkan. Simak: Cara mengatasi Kenari kegemukan.

4. Memangkas bulu-bulu halus di sekitar kloaka
Pemangkasan bulu pada area kloaka merupakan hal penting yang sangat dianjurkan bagi peternak agar saat kenari diternak akan berjalan sesuai harapan. Sebab pemangkasan ini bertujuan agar proses kawin kenari menjadi lebih sempurna karena tidak ada bulu halus yang menghalangi proses kawin.

5. Potonglah kuku kenari yang panjang
Burung kenari bila umurnya semakin tua maka kukunya pun juga akan lebih panjang. Maka dari itu bila kuku kenari sudah terlalu panjang wajib dipotong. Sebab jika diabaikan khawatir kuku panjang tersebut akan melukai satu sama lain terlebih yang harus diperhatikan saat kali pertama penjodohan sebab kenari kerap berantem. Selain itu jika kukunya terlalu panjang akan terlihat tak terawat.

6. Kedua indukan harus sama-sama birahi
Agar proses ternak kenari dapat berjalan dengan lebih cepat, maka salah satu syaratnya kedua indukan kenari harus sama-sama birahi, kata lain birahinya bersamaan. Pasalnya jika mereka sama-sama birahi maka saat disatukan akan langsung kawin. Baca juga: Cara meningkatkan birahi Kenari.

Demikian ulasan cara merawat indukan kenari sebelum mulai beternak yang dapat dibagikan kepada sobat kenari mania semua. Semoga usaha penangkaran kenari anda dapat berjalan dengan lancar, sesuai keinginan dan tentu dengan hasil berlimpah serta barokah. Amin.

Share Ke :

Facebook Google+ Twitter